Identifikasi Risiko Terjadinya Ulkus Diabetik Berbasis Diabetic Foot Screening pada Pasien DM Tipe 2
DOI:
https://doi.org/10.33006/jikes.v6i2.521Abstract
Abstrak
Ulkus diabetik adalah komplikasi DM yang paling sering terjadi. Angka mortalitas diabetisi dengan ulkus diabetik juga semakin meningkat, sehingga dibutuhkan strategi pencegahan untuk mengidentifikasi risiko. Tujuan penelitian adalah teridentifikasi diabetisi yang berisiko mengalami ulkus diabetikum berbasis Diabetic Foot Screening di wilayah Kabupaten Jember. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jumlah sampel sebesar 100 responden. Teknik sampling yang digunakan adalah multistage random sampling. Instrumen yang digunakan dalam penelitian Michigan Diabetic Neuropathy Score (MDNS), Michigan Neuropathy Screening Instrument (MNSI), Ipswich Touch Test (IpTT) dan Monofilament Test. Alat pengumpulan data berupa ceklist yang telah disesuaikan dengan diabetic foot screening, tensimeter aneroid, dan stetoskop. Penelitian ini dianalisis secara univariat, ditampilkan dalam bentuk tabel distribusi frekuensi. Hasil penelitian memberikan gambaran identifikasi risiko ulkus diabetik berdasarkan nilai neuropathy perifer diabetik, nilai ankle brachial index (ABI), deformitas pada kaki, gangguan mobilisasi, kuku patologis, riwayat ulkus dan amputasi. Diabetisi memiliki risiko ulkus diabetik dengan kategori rendah sebanyak 41 diabetisi (41%), risiko sedang sebanyak 56 diabetisi (56%) dan kategori risiko tinggi sebanyak 2 diabetisi (2%). Diabetisi di Kabupaten Jember memiliki risiko ulkus diabetik. Identifikasi risiko terjadinya ulkus diabetik dibutuhkan oleh diabetisi sebagai rujukan untuk melakukan tindakan preventif agar tidak terjadi perburukan komplikasi dari DM.
Kata kunci: diabetic foot screening, DM tipe 2, ulkus diabetik
Abstract
The most common complication of diabetes is diabetic ulcers. The mortality rate of people with diabetes who have diabetic ulcers is also increasing, prevention strategies to identify risks are required. The study sought to identify diabetics in Jember that were at risk of developing diabetic ulcers. With a sample size of 100 respondents, this study takes a quantitative approach. The sampling technique used is multistage random sampling. The instruments used were Michigan Diabetic Neuropathy Score, Michigan Neuropathy Screening Instrument, Ipswich Touch Test, and Monofilament Test. Data collection are a checklist form that has been adjusted to the diabetic foot screening, aneroid sphygmomanometer, and stethoscope. This was analyzed univariately and displayed as a frequency distribution table. The results provide an overview of ulcer risk identification based on diabetic peripheral neuropathy values, ankle-brachial index values, foot deformities, impaired mobilization, pathological nails, history of ulcers, and amputations. Diabetes patients have a low risk of diabetic ulcers 41 people (41%), a moderate risk 56 people (56%), and a high risk 2 people (2%). Diabetics in Jember are at risk of developing diabetic ulcers. Identifying the risk of diabetic ulcers is necessary for people with diabetes to take prevention.
Keywords: diabetic foot screening, DM type 2, diabetic ulcer
References
Ashari, A. M. and Kusumaningrum, N. S. D. (2020). Foot Self-Care pada Penyandang Diabetes Mellitus (DM) : Pilot’, Journal of Islamic Nursing, 5(1), pp. 54–59.
Clinical Practice Guidelines for the Prevention and Management of Diabetes Foot Complications. (2010). Implementing the Learning Package Performing a Diabetes Foot Screen, Clinical Practice Guidelines for the Prevention and Management of Diabetes Foot Complications, (February).
Djamaludin, D., Setiawati, S. and Yulendasari, R. (2019). Pengaruh Latihan Range of Motion (Rom) Ankle terhadap Pencegahan Terjadinya Neuropati dan Angiopati pada Klien Diabetes Melitus, Holistik Jurnal Kesehatan, 13(3), 263–269. doi: 10.33024/hjk.v13i3.1941.
Dwi, H. R. and Basri, M. H. (2017). Hubungan Latihan Mobilitas Kaki dengan Tingkat Penyembuhan Luka pada Pasien Diabtes Mellitus di RSUD Sultan Thaha Saiffudin Kabupaten Tebo’, Jurnal Afiyah, 4(2).
Edward J Boyko, Dianna J Magliano Suvi Karuranga, Lorenzo Piemonte, Phil Riley Pouya Saeedi, H. S. (2021). International Diabetes Federation 10th edition. 10th edn, IDF Diabetes Atlas. 10th edn. doi: 10.1016/ j.diabres.2013.10.013.
Embuai, S., Siauta, M. and Tuasikal, H. (2019). Efektitifitas Diabetes Self Care Activity Status Vaskuler Pasien Diabetes Melitus, Maocucas Health Journal, 1(April), 1–9.
Fitria, E. et al. (2017). Karakteristik Ulkus Diabetikum pada Penderita Diabetes Mellitus di RSUD dr. Zainal Abidin dan RSUD Meuraxa Banda Aceh Characteristics Of Ulcer Among Diabetes Mellitus Patient In Rsud Dr. Zainal Abidin And RSUD Meuraxa Banda Aceh, Buletin Penelitian Kesehatan, 45(3), 153–160.
Hillson, R. (2017). Nails in diabetes, Practical Diabetes, 34(7), 230–231. doi: 10.1002/pdi.2124.
Jangra, A. et al. (2019). Diabetes Mellitus And Its Socio-Demographic Determinants: A Population-Based Study from A Rural Block of Haryana, International Journal of Advances in Medicine, 6(1), 30–34. doi:10.18203/2349-3933. ijam20190106.
Jeyaraman, K. et al. (2019). Mortality in Patients with Diabetic Foot Ulcer: A Retrospective Study of 513 Cases from A Single Centre in The Northern Territory of Australia, BMC Endocrine Disorders, 19(1), 1–7. doi: 10.1186/s12902-018-0327-2.
Jupiter, D. C. et al. (2015). The Impact of Foot Ulceration and Amputation on Mortality in Diabetic Patients. I: From Ulceration to Death, A Systematic Review, International Wound Journal, 13(5), 892–903. doi: 10.1111/iwj.1.2404.
Kementrian Kesehatan Republik indonesia (2020). Tetap Produktif, Cegah dan Atasi Diabetes Mellitus, Pusat Data dan Informasi Kementrian Kesehatan RI.
Komariah, K. and Rahayu, S. (2020). Hubungan Usia, Jenis Kelamin Dan Indeks Massa Tubuh dengan Kadar Gula Darah Puasa pada Pasien Diabetes Melitus Tipe 2 di Klinik Pratama Rawat Jalan Proklamasi, Depok, Jawa Barat, Jurnal Kesehatan Kusuma Husada, 41–50. doi: 10.34035/jk.v11i1.412.
Kurdi, F. et al. (2020) ‘Stress Pasien Dengan Ulkus Kaki Diabetikum di Al Hijrah Wound Care Center Jombang’, Jurnal Ilmiah Keperawatan (Scientific Journal of Nursing), 6(1), 128–136. doi: 10.33023/jikep.v6i1.577.
Lavdaniti, M. (2020). The Impact of Smoking on Individuals with Diabetes Type 2, International Journal of Caring Sciences, 13(3), 2304–2308.
Lellu, A. (2021). Analisis Hubungan Kadar Glukosa Darah dengan Terjadinya Gangren pada Pasien Diabetes Melitus Tipe II Di RSUD Batara Guru Belopa Tahun 2021, Kesehatan Luwu Raya, 8(1), 51–55.
Lintang, A. A. et al. (2020). Hubungan Antara Lama Menderita Diabetes Melitus Tipe 2 dengan Kejadian Peripheral Arterial Disease pada Pasien Diabetes Melitus Tipe 2 di Puskesmas Kedaton Kota Bandar Lampung, Jurnal Medula, 9(2), 379–384.
Mayasari, N. M. E., Tanzila, R. A. and Anindhita, W. N. S. (2019). Lama Menderita Diabetes Melitus Tipe 2 terhadap Jarak yang Ditempuh Selama Six Minute Walk Test Pendahuluan Metode, Syuifa’ Medika, 9(2), 65–69.
Meidikayanti, W. and Wahyuni, C. U. (2017). Hubungan Dukungan Keluarga Dengan Kualitas Hidup Diabetes Melitus Tipe 2 di Puskesmas Pademawu, Jurnal Berkala Epidemiologi, 5(2), 240–252.
Milita, F., Handayani, S. and Setiaji, B. (2021). Kejadian Diabetes Mellitus Tipe II pada Lanjut Usia di Indonesia (Analisis Riskesdas 2018), Jurnal Kedokteran dan Kesehatan, 17(1), 9–20.
Mossori, M. S. and Milnerowicz, H. (2017). The Impact of Smoking on The Development of Diabetes and Its Complications, Diabetes & Vascular Disease Research, 14(4), 265–276.
Negara, N. L. G. A. M., Jaya, I. P. P. and Sutjana, I. D. P. (2019). Pengaruh Senam Kaki Diabetik terhadap Ankle-Brachial Index dan Diabetic Peripheral Neuropathy pada Pasien Diabetes Melitus Tipe II di Poliklinik Penyakit Dalam RSU Negara, Bali Health Journal, 3(1), 1–5. doi: 10.34063/bhj.v3i1.39.
Nistiandani, A. et al. (2019). Characteristic of Demographic Neuropathy Diabetic Perifer in The Agriculture Area Indonesian Journal of Nursing and Midwifery Characteristic Of Demographic Neuropathy Diabetic Perifer in The Agriculture Area 202, JNKI, 7(3), 201–210.
Nistiandani, A., Rondhianto, R. and Fakhrur Rozsy, M. (2021). Overview of Motor Nerve Damage in People with Diabetes Mellitus, Nursing and Health Sciences Journal (NHSJ), 1(3), 242–248. doi: 10.53713/ nhs.v1i3.83.
Pamungkas, R. Adi and Usman, A. M. (2021). Panduan Praktis Screening Risiko Diabetes. Edited by I. Listiyawati and K. Rosyidi. Bondowoso: KHD Production.
PERKENI. (2019). Pencegahan dan Pengelolaan Diabetes Mellitus Tipe 2 Dewasa di Indonesia 2019. PB PERKENI.
PERKUMPULAN ENDOKRINOLOGI INDONESIA (PERKENI). (2021). Pedoman Pengelolaan dan Pencegahan Diabetes Melitus Tipe 2 di Indonesia, PB PERKENI. Available at: www.ginasthma.org.
Putri, N. A. and Notobroto, H. B. (2020). Status Kelangsungan Hidup Penderita Diabetes Melitus Dengan Komplikasi Hiperglikemi, Ketoasidosis, dan Gangrene, 8(1), 72–80. doi: 10.20473/jbe.v8i12020.
Putri, R. N. and Waluyo, A. (2019). Faktor Risiko Neuropati Perifer Diabetik Pada Pasien Diabetes Melitus Tipe 2: Tinjauan Literatur, Jurnal Keperawatan Abdurrab, 3(2), 17–25. doi: 10.36341/jka.v3i2.839.
Rahmatia, S. et al. (2020). Studi Literatur Hubungan Stres dengan Penerimaan Diri Pada Pasien Ulkus Diabetik, Media Keperawatan: Politeknik Kesehatan Makassar, 11(2), 59. doi: 10.32382/jmk.v11i2.1899.
Ramayani, S. and Syah, S. (2016). Hubungan Pengetahuan dan Sikap Pasien Diabetes Melitus dengan Upaya Pencegahan Ulkus Diabetikum di Poli Penyakit dalam Rumah Sakit Umum Daerah Raden Mattaher Provinsi Jambi, Jurnal Akademika Baiturrahim Susnia Ramayani , Shalahudden Syah, 5(2), 15–21.
Rondhianto et al. (2019). Analysis of the Sociodemographic and Psychological Factors of the Family Caregivers’ Self-Management Capabilities for Type 2 Diabetes Mellitus, Jurnal Ners, 14(2), 15–223.
Ruri, G. T. S. and Kristiana, I. F. (2017). Kuterima Kekuranganku (Studi Fenomenologis Deksriptif tentang Pengalaman Psikologis Penderita Diabetes Mellitus Pasca-Amputasi), Empati, 6(1), 206–214.
Salmiati, T., Dzikra, A. and Fatimah. (2021). Identifikasi Candida Albicaans pada Saliva Penderita Diabetes Militus di Wilayah Kerja Puskesmas Gattareng’, Jurnal TLM Blood Smear, 2(1), 26–30.
Sari, R. et al. (2021). The Influence of Diabetic Ulcus Treatment Methods With Larva Therapy on The Healing Process of Diabetic Ulcus In Patients Post-Hospital Treatment, 8(5), 2743–2750.
Sensusiati, A. D., Suprapti, B. (2021). Pemberdayaan Pasien dan Keluarga Pasien dalam Pencegahan Amputasi Penderita Diabetes di Kecamatan Mulyorejo Kota Surabaya, Jawa Timur, pada Masyarakat, 6(4), 1280–1286. doi: 10.30653/002.202164.849.
Sitompul, Y. et al. (2014). Profil Pasien Kaki Diabetes yang Menjalani Reamputasi di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo Tahun 2008 -2012, Jurnal Penyakit Dalam Indonesia, 2(1), 9. doi: 10.7454/jpdi.v2i1.75.
Susanti, D. and Amita, D. (2021). Faktor yang Berhubungan dengan Deformitas Kaki pada Penyandang Diabetes Melitus Tipe 2, Jurnal Keperawatan Silampari, 4(2), 654–662. doi: 10.31539/jks.v4i2.1716.
Tarekegne, F. E. et al. (2018). Sociodemographic and Behavioral Characteristics Associated with Selfreported Diagnosed Diabetes Mellitus in Adults Aged 50+ years in Ghana and South Africa: Results from the WHOSAGE wave 1, BMJ Open Diabetes Research and Care, 6(1), 6:e000449. doi:10.1136/ bmjdrc-2017-000449.
Utami, M. P. S., Marselin, A. and Hartanto, F. A. D. (2019). The Analysis of The Relationship between Compliance Activities of Diabetes Mellitus Patients and The Event of Diabetic Ulcus, Indonesian Journal of Global Health Research, 2(3), 407–414. doi: 10.37287/ijghr.v2i4.250.
Wijaya, N. I. S. (2021). Hubungan Pengetahuan dengan Motivasi dalam Mencegah Terjadinya Komplikasi Diabetes Melitus di Wilayah Kerja Puskesmas Samata, Nursing Care and Health Technology Journal (NCHAT), 1(1), 11–15. doi: 10.56742/ nchat.v1i1.3.
World Health Organization (2016a). Diabetes Country Profiles.
World Health Organization. (2016b). Global Report on Diabetes, World Health Organization.
Yusuf, S. (2015). Urgensi Riset dan Publikasi Luka Kaki Diabetik di Indonesia, Jurnal Luka Indonesia, 1(May), 1–2.
Zhang, P. et al. (2017). Global Epidemiology of Diabetic Foot Ulceration: A Systematic Review and Meta-Analysis, Annals of Medicine, 49(2), 106–116. doi: 10.1080/07853890.2016.1231932.
Downloads
Published
Issue
Section
Citation Check
License
Copyright (c) 2023 Ana Nistiandani, Mulia Hakam, Jon Haffan Sutawardana, Nur Widayati, Siswoyo Siswoyo, Fandi Ahmad Kurniawan

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License that allows others to share the work with an acknowledgment of the work's authorship and initial publication in this journal.