HUBUNGAN POLA ASUH ORANG TUA DENGAN PERKEMBANGAN ANAK PRA SEKOLAH DI TK MENTARI DESA SAMBI RAMPAK LOR KECAMATAN KOTA ANYAR KABUPATEN PROBOLINGGO

Authors

  • Widia Shofa Ilmiah Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Hafshawaty Zainul Hasan, Indonesia
  • Fifin Maulidatul Azizah Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Hafshawaty Zainul Hasan, Indonesia
  • Nina Sukma Amelia Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Hafshawaty Zainul Hasan, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.33006/ji-kes.v2i2.116

Abstract

ABSTRAK

Periode lima tahun pertama kehidupan merupakan masa yang sangat peka terhadap lingkungan dan berlangsung sangat pendek serta tidak dapat diulang lagi, maka masa tersebut disebut “masa keemasan†(golden period). Dari data penelitian sebelumnya menunjukkan bahwa 14% balita Indonesia mengalami gangguan  perkembangan, baik perkembangan motorik halus dan kasar, gangguan  pendengaran, kecerdasan kurang dan keterlambatan bicara. Hasil studi pendahuluan di TK Mentari diketahui dari 5 anak, terdapat dua anak mengalami gangguan perkembangan sosial kemandirian. Hal ini disebabkan faktor ekstrinsik meliputi pola asuh orang tua, faktor ekonomi, lingkungan, gizi anak. Tujuan Penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan pola asuh orang tua dengan perkembangan anak pra sekolah di TK Mentari Desa Sam bi Rampak Lor Kecamatan Kota Anyar Kabupaten Probolinggo. Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif jenis analitik korelasional dengan pendekatan cross sectional. Populasi yaitu seluruh ibu dan anak pra sekolah di TK Mentari Tahun 2015. Sampel yaitu sebagian ibu dan anak pra sekolah sejumlah 50 responden. Teknik sampling yaitu purposive sampling dengan uji statistik Spearman Rank. Hasil penelitian menunjukkan p value  0,04 < α (0,05), sehingga H0 di tolak. Kesimpulan yaitu ada hubungan pola asuh orang tua dengan perkembangan anak pra sekolah di TK Mentari Desa Sambi Rampak Lor Kecamatan Kota Anyar  Kabupaten Probolinggo.

 

Kata kunci : pola asuh, perkembangan, anak pra sekolah

 

 

ABSTRACT

The life period of the first five years is a moment which is highly sensitive to environment and occurs very quick and can not be repeated. Therefore, this period is called golden period. The previous reseacrh  conveyed that 14% of toddlers are impaired development, aboth fine motoric and gross motoric, hearing disorder, under intelegence, speech delay. The result of preliminary of this study, there were 2 of 5 children had social independence disorder. It was caused by the external factors including parenting, economic, environment and nutrition. Objective of this study is to know the association of parenting and development in pre school children in Mentari Pre School North Sambi rampak village, Kotaanyar, Probolinggo district. This study used quantitative study with analytic correlational and  crosssectional approach. The population is all mother and pre school children in Mentari Pre School 2015. The sample of this study is some mother and pre school children a number of 50 person. Sampling is purposive sampling with spearman rank test. The result shows that p value  0,04 < α (0,05),so Ho is reject.The conclution is there correlation of parenting and development in pre school children in Mentari Pre School North Sambi rampak village, Kotaanyar, Probolinggo district.

 

Keywords: parenting, development, pre school children.

Author Biographies

Widia Shofa Ilmiah, Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Hafshawaty Zainul Hasan

Program Studi D IV Bidan Pendidik

Fifin Maulidatul Azizah, Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Hafshawaty Zainul Hasan

Program Studi D IV Bidan Pendidik

Nina Sukma Amelia, Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Hafshawaty Zainul Hasan

Program Studi D IV Bidan Pendidik

References

Azizahnur. (2012). Perkembangan Fisik dan Motorik pada Anak. (internet). Bersumber dari:

http://azizahnurblogspot.com/2012/10/perkembangan-fisik-dan-motorik-pada-anak.html. Diakses tanggal 20 April 2015.

Depkes RI. (2011) . Profil Kesehatan Indonesia Tahun 2011. Jakarta. Depkes RI.

Jinan, R. (2015). Perkembangan Balita. (Internet). Bersumber dari: repository.usu.ac.id/bitstream/.../5/Chapter%20I.pdf. Diakses tanggal 21 April 2015.

Hidayat, A.A.A. (2011). Metode Penelitian Keperawatan dan Teknik Analisis Data. Jakarta. Salemba Medika.

Naibalo. (2012). Hubungan Pola Asuh Orang Tua dengan Perilaku Kesehatan Remaja. (Internet). Bersumber dari: repository.usu.ac.id/bitsream/handle/123456789/31319/Chapter II.pdf;jsessionid=6D422AE54B348FBE89615C26831A3FC9?sequence=4. Diakses tanggal 1 Maret 2015.

Notoatmodjo, S. (2010). Metodologi Penelitian Kesehatan, Jakarta: Rineka Cipta.

Silalahi, Y. N. (2014). Tipe Pola Asuh. (Internet). Bersumber dari: repository.usu.ac.id/bitstream/123456789/40378/4/Chapter%20II.pdf. Diakses tanggal 1 Maret 2015.

Soetjiningsih, dkk. (2014). Buku Ajar Tumbuh Kembang Anak dan Remaja Edisi 2, Jakarta. EGC.

Sudarsih, S. (2016). Pola Asuh Orang Tua pada Remaja yang Memiliki Perilaku Merokok di SMPN 1 Mojoanyar, Jabon, Mojokerto. Jurnal Medica Majapahit, 8 (1). Hal: 14-21.

Suryawan, A, dkk. (2010). Deteksi Dini Tanda dan Gejala Penyimpangan Pertumbuhan dan Perkembangan Anak, Surabaya. IDAI Jatim.

Wong, dkk. (2008). Buku Ajar Keperawatan Pediatrik Volume 1. Jakarta. EGC.

Downloads

Published

2019-02-28

Citation Check