PERILAKU CARING MAHASISWA PROGRAM STUDI SARJANA KEPERAWATAN STIKES HAFSHAWATY PESANTREN ZAINUL HASAN
DOI:
https://doi.org/10.33006/ji-kes.v2i1.101Abstract
Â
ABSTRAK
Caring dalam keperawatan merupakan hal yang paling mendasar dan harus diajarkan sejak dini. Caring yang diajarkan dan ditanamkan sejak dini yaitu sejak mahasiswa berada di tingkat satu harapannya ketika mahasiswa berada pada tahap pembelajaran klinik mahasiswa dapat mengaplikasikan atau melakukan asuhan keperawatan dengan jiwa caring. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui perilaku Caring mahasiswa. Desain kualitatif digunakan pada penelitian ini dengan pendekatan phenomenology hermeneutic. Data dikumpulkan dengan tehnik wawancara tidak terstruktur kemudian dianalisis dengan tehnik Van Manen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengetahuan mahasiswa tentang caring terbatas pada definisi caring itu sendiri, sementara perilaku caring mahasiswa menunjukkan perbedaan antara mahasiswa tingkat dua, tiga dan empat. Penelitian ini memberikan bukti bahwa semakin tinggi strata pendidikan dan semakin banyak pengalaman praktik yang sudah dilalui sangat berpengaruh pada perilaku caring mahasisawa. Hal ini sangat bermanfaat dalam rangka meningkatkan pelayanan keperawatan pada pasien.
Â
Kata kunci: perilaku caring, mahasiswa keperawatan
Â
Â
ABSTRACT
Caring in nursing is the most basic thing and must be taught early. Caring must taught and instilled early, since students are at the first level, hopely when students are at the clinical learning stage, they can apply or treath the patients with nursing care. The purpose of this study was to determine the behavior of student caring. The qualitative design was used in this study with a phenomenology hermeneutic approach. Data collected with unstructured interview techniques were then analyzed with Van Manen techniques. The results showed that the students' knowledge about caring was limited to the definition of caring itself, while the caring behavior of students showed the difference between second, third and fourth level students. This study provides evidence that the higher level of education and the more practical experience that has been traversed is very influential on student caring behavior. This is very useful in order to improve nursing services for patients.
Â
Keywords: caring behavior, nursing studentsReferences
ACNP. (2014). The Role of the Acute Care Nurse Practitioner in the Implementation of the Commission on Cancer's Standards on Palliative Care. Clinical Journal of Oncology Nursing. Vol. 18, p39-44. 6p
Fahmi. (2010). Hubungan Antara Persepsi Ibu Tentang Perilaku Caring Perawat dengan Tingkat Kepuasan Ibu dengan Anak yang Dirawat di RSUD Fr. Moewardi Surakarta. UMS. Skripsi. Eprints.ums.ac.id. Diakses tanggal 2 Februari 2018.
Feizal, M.G. 2012. Perbedaan Perilaku Caring Antara Mahasiswa Profesi Ners Laki-Laki dan Perempuan Jurusan Keperawatan FKIK Universitas Jenderal Soedirman. Tesis. Universitas Jenderal Soedirman. Purwokerto. Retrieved from:http://keperawatan.unsoed.ac.id. Diakses tanggal 16 Juli 2017
Indrastuti, Y. (2010). Analisa Hubungan Perilaku Caring dan Motivasi dengan Kinerja Perawat Pelaksana Menerapkan Prinsip Etik Keperawatan Dalam Asuhan Keperawatan di RSUD Sragen. Tesis. FIK-UI.
Laila, Hafsyah. (2011). Hubungan Perilaku Caring yang Dilakukan Perawat Dengan Tingkat Kepuasan Klien Di Ruangan Penyakit Dalam RSUD Pariaman. http:// repository. unand.ac.id/17991/1/penelitian.
Liu, S.S. et al. (2010). The Impact Of Caring Behaviours On Patient Loyalty. Journal Of Emergency Nursing. St Louis. 10.1016. j.jen.2009.05.001
Livianita, Frieska. (2015). Hubungan Kecerdasan Emosional Perawat dengan Perilaku Caring Perawat Di Rumah Sakit Petala Bumi. UIN Sultan Syarif Kasim Riau. Skripsi. Retrieved from: repositori uin-suska. ac.id. Diakses tanggal 11 Januari 2018.
Nursalam. (2011). Manajemen Keperawatan: Aplikasi dalam Praktek Keperawatan Profesional. Edisi 3. Jakarta: Salemba Medika.
Purba M M., Emilia O., Rahayu G R. (2013). Pengaruh Pelatihan Caring terhadap Perilaku Memberikan Asuhan Keperawatan pada Mahasiswa saat Rotasi Klinik di Politeknik Depkes Palangka Raya. Jurnal Pendidikan Kedokteran Indonesia (The Indonesian Journal of Medical Education). Volume 2, No.2
Ridwan. (2017). Hubungan Kecerdasan Emosional Perawat dengan Perilaku Caring Perawat di Ruang Rawat Inap RSUD Senopati Bantul. Skripsi. Retrieved from: repositori unjaya.ac.id. Diakses tanggal 11 Januari 2018.
Saroh. (2017). Gambaran Kepuasan Mahasiswa Sarjana Keperawatan terhadap Pembelajaran Klinik Tahap Akademik. Departemen Ilmu Keperawatan FK Universitas Diponegoro Semarang. Thesis. Eprints.undip. ac. id. Diakses tanggal 2 Februari 2018.
Sukesi. (2013). Upaya Peningkatan Cring Perawat Terhadap Kepuasan Pasien di Ruang Rawat Inap RS Permata Medika Semarang. Jurnal Managemen Keperawatan . Volume 1, No. 1, Mei 2013; 15-24
Tiara dan Lestari A. (2013). Perilaku Caring Perawat Dalam Meningkatkan Kepuasan Pasien Rawat Inap. Jurnal Keperawatan, Volume IX, No. 2
Yulianti, Eka., Agustina H R., Komariah M. (2015). Hubungan Faktor-faktor yang Mempengaruhi Sikap Caring pada Mahasiswa Fakultas Ilmu Keperawatan UNPAD. Fakultas Ilmu Keperawatan Universitas Padjajaran Bandung Jawa Barat.
Zees, F. (2011). Analisis Faktor Budaya Organisasi yang Berhubungan dengan Perilaku Caring Perawat Pelaksana di Ruang Rawat Inap RSUD Prof. Dr. H. Aloesi Saboe Kota Gorontalo. Tesis. Fakultas Ilmu Keperawatan: Universitas Indonesia.
Downloads
Published
Issue
Section
Citation Check
License
Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License that allows others to share the work with an acknowledgment of the work's authorship and initial publication in this journal.