Hubungan antara Pola Asuh Orang Tua dengan Minat Remaja Awal untuk Menikah Dini

Authors

  • Vita Purnama Sari Universitas Hafshawaty Zainul Hasan
  • Yessy Nur Endah Sary Universitas Hafshawaty Zainul Hasan
  • Tri Iriyani Universitas Hafshawaty Zainul Hasan

Keywords:

Pola asuh orang tua, remaja awal, minat menikah dini

Abstract

Abstrak

Pola asuh otoriter berpengaruh secara signifikan terhadap minat untuk menikah dini pada remaja awal. Cara orang tua mengasuh anak-anak mereka berperan besar dalam pilihan yang diambil oleh anak-anak terkait pernikahan di usia dini. Dengan adanya ketidak seimbangan antara pengawasan dan bimbingan.  Penelitian ini diarahkan untuk mengetahui hubungan antara pola asuh orang tua dan kecenderungan remaja awal untuk menikah dini. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan metode deskriptif korelatif dan desain cross sectional. Penentuan sampel dilakukan secara purposive sampling, dengan jumlah sampel sebanyak 60 siswa. Hasil penelitian ini paling banyak adalah pola asuh otoriter sebanyak 24 Orang (40%) dan minat menikah dini tertinggi yaitu minat sebanyak 32 orang (53,3%). Hasil Uji Fisher Exact Test didapatkan Pvalue 0,000 < 0,05 Sehingga dapat disimpulkan adanya hubungan yang signifikan antara pola asuh orang tua dengan minat remaja awal untuk menikah dini. Solusi mencegah minat remaja untuk menikah dini yaitu dukungan dan bimbingan yang tepat dari orang tua dan mengubah pola asuh menjadi demokratis, meningkatkan komunikasi yang efektif agar anak merasa di hargai dan di dengar keputusannya.

Kata kunci: Pola asuh orang tua; remaja awal; minat menikah dini

 

Abstract

Authoritarian parenting has been found to significantly influence the interest in early marriage among early adolescents. The way parents raise their children plays a major role in the choices the children make regarding early marriage. There an imbalance between supervision and guidance. The aim of this study was to analyze the correlation between parenting styles and early adolescents' interest in early marriage. This research employed a quantitative study that employs a descriptive correlational method employedwith with a cross-sectional design. The sampling technique used was we s purposive sampling, with a sample of 60 students selected. The results of this study indicate that the most common parenting style was authoritarian, accounting for 24 people (40%), and the highest interest in early marriage was observed among 32 people (53.3%). The Fisher Exact Test resulted in a P-value of 0.000 < 0.05, indicating a significant correlation between parenting styles and the interest of early adolescents in early marriage. Solutions to prevent adolescents' interest in early marriage include providing appropriate support and guidance from parents and a more a democratic parenting style, and enhancing effective communication so that adolescents feel valued and included in decision-making processes.

Keywords: Parenting styles; early adolescents; interest in early marriage

Downloads

Published

2026-07-02